Tanjung Bira



Pantai Tanjung Bira


Pantai Tanjung bira terkenal dengan pantai pasir putihnya yang cantik dan menyenangkan. Airnya jernih, baik untuk tempat berenang dan berjemur. Disini kita dapat menikmati matahari terbit dan terbenam dengan cahayanya yang berkilau nenbersit pada hamparan pasir putih sepanjang puluhan kilometer.
Pantai bira yang sudah terkenal hingga mancanegara, kini sudah ditata secara apik menjadi kawasan wisata yang patutu di andalkan. Berbagai sarana sudah tersedia, seperti perhotelan, restoran, serta sarana telekomunikasi, pantai bira berlokasi sekitar 41 km kearah timur dari kota bulukumba. dengan pelabuhan penyeberangan fery yang menghubungkan daratan Sulawesi Selatan dengan pulau selayar.
Tanjung Bira merupakan pantai pasir putih yang cukup terkenal di Sulawesi Selatan. Pantai ini termasuk pantai yang bersih, tertata rapi, dan air lautnya jernih. Keindahan dan kenyamanan pantai ini terkenal hingga ke mancanegara. Turis-turis asing dari berbagai negara banyak yang berkunjung ke tempat ini untuk berlibur.
Pantai Tanjung Bira sangat indah dan memukau dengan pasir putihnya yang lembut seperti tepung terigu. Di lokasi, para pengunjung dapat berenang, berjemur, diving dan snorkling. Para pengunjung juga dapat menyaksikan matahari terbit dan terbenam di satu posisi yang sama, serta dapat menikmati keindahan dua pulau yang ada di depan pantai ini, yaitu Pulau Liukang dan Pulau Kambing.
Tanjung Bira terletak di daerah ujung paling selatan Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba.

Pantai Kusamba



Pantai Kusamba


Pantai Kusamba merupakan obyek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi di pulau Bali, terletak sekitar 7 km ke arah timur dari kota Semarapura, Klungkung. Lokasinya sangat mudah ditemukan dan juga terdapat banyak angkutan mulai dari kendaraan sewaan maupun angkutan umum yang senantiasa terjaga untuk menuju ke objek wisata ini.
Pantai kusamba merupakan pantai nelayan dan juga tempat pembuatan garam secara tradisional. Kita dapat menyaksikan setiap hari para nelayan yang sedang melaut mencari ikan maupun petani garam yang sedang membuat garam di pinggir pantai. Sampan nelayan berderet di pinggir pantai di bawah pohon nyiur, begitu pula pondok-pondok pembuatan garam berjejer di sepanjang pantai, menimbulkan pemandangan yang benar-benar menarik bagi mereka yang berkunjung ke pantai tersebut.
Sampan nelayan berderet di pinggir pantai di bawah pohon nyiur, begitu pula pondok – pondok pembuatan garam berjejer di sepanjang pantai, menimbulkan pemandangan yang benar-benar menarik bagi mereka yang berkunjung ke pantai tersebut. Bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Bali, obyek wisata ini sangat ideal untuk dipilih sebagai salah satu tujuan wisata.
Para nelayan dan petani garam disini masih berpegang teguh tradisi menggunakan cara lama yang diajarkan secara turun-temurun oleh nenek moyang mereka, dalam hal bagaimana menangkap ikan di laut dan membuat garam. Wisatawan yang datang kesini dapat menyaksikan secara langsung para nelayan menangkap ikan di laut dan juga bisa melihat proses pembuatan garam yang terdapat di pinggir pantai.
 http://www.pasirpantai.com

Pantai Watu Ulo



Pantai Watu Ulo

Kearah selatan kota Jember di gugusan Samudera Indonesia terdapat pantai yang indah panorama alamnya yaitu Pantai Watu Ulo terletak ± 45 Km dari kota Jember. Untuk menuju ke Pantai watu Ulo bisa ditempuh dengan segala macam kendaraan.
Disebut Watu Ulo karena di pantai itu ada sebuah batu panjang berbentuk ular dengan penuh sisik. Menurut cerita rakyat dikatakan bahwa pada zaman dahulu kala ada sebuah ular yang sedang bertapa di pantai itu. Setelah terkabul permohonannya kepada Yang Maha Kuasa maka berwujudlah ia menjadi sebuah batu yang persis seekor ular dengan kepalanya menjulr ke laut, sedang badannya berada di daratan.
Pada jaman pendudukan Jepang, pegunungan di sekitar pantai dijadikan benteng pertahanan dan pengintaian bala srdadu musuh yang mau menyusup daratan melalui pantai. Benteng Jepang yang berjumlah lima buah tersebut oleh masyarkat setempat disebut sebagai Goa Jepang dan merupakan salah satu lokasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Tidak hanya Goa Jepang, di sebelah Watu Ulo ada sebuah Goa Lawa (Goa Kelelawar) yang dihuni ratusan ribu kelelawar. Goa ini bisa dimasuki oleh pengunjung dengan menyusuri dan melewati pantai berpasir. Karena tempatnya yang sunyi dari keramaian, goa ini sering kali dijadikan tempat bermeditasi bagi orang-orang tertentu. Apalagi mengingat goa ini mempunyai kedalaman 100 m.
Fasilitas yang tersedia di Pantai Watu Ulo antara lain : Taman bermain, Area berkemah, Kios souvenir, Warung makanan dan minuman, kantor UPTD, Mushola, dsb.

Sumber : http://www.pasirpantai.com

Diberdayakan oleh Blogger.